Info Sekolah
Rabu, 21 Okt 2026
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I

MENJAGA TRADISI, AMLAM SAMBUT KEDATANGAN SANTRI BARU DENGAN BAKARAN IKAN

Layaknya sebuah tradisi, seperti tahun kemarin, Amlam sambut santri baru dengan bakaran ikan. Ketika para walisantri turun dari mobil dengan keluarganya langsung disambut asap wangi ikan segar yang sudah disiapkan para Sahabat Amlam termasuk di dalamnya, wali santri lama Pesantren Wisata Amlam. Dalam suasana yang membahagiakan para santri baru dan keluarga mereka diantarkan para Dewan guru ke meja Registrasi untuk menyetorkan data dan menerima fasilitas santri seperti almari dan kasur yang sudah stand by di kamar mereka masing-masing.

Alhamdulillah dengan penuh kesyukuran selain datang dari daerah Gerbang Katasusila (Surabaya dan sekitarnya) tahun ini sudah mulai banyak Santri berdatangan dari luar Jawa seperti Ambon, Bau-Bau dan Kalimantan, menyusul tahun kemarin Ananda Aqiqa dari Papua. Ini merupakan penghormatan bagi kami semua civitas akademika di Pesantren Modern Amanatussalam yang dipilih menjadi rujukan dan referensi pilihan Pendidikan putra-putri terbaik ibu Pertiwi ini. Tidak ada cara lain dalam bersyukur kecuali dengan kesungguhan dalam mendidik dan menyayangi santri yang sudah datang di pesantren mungil kami, yang baru seumur jagung, semoga semangatnya tidak kalah dengan pesantren senior lainnya.

Semua apresiasi ini adalah anugerah yang Allah berikan kepada kami, keberkahan dari keikhlasan sahabat Amlam dan guru dalam mendampingi kami, ridho seorang istri Amlam Priority (AP) saat ditinggal jauh ke luar kota tugas pondok berhari-hari, dan “melekan-nya” Pak Jarwo dkk dalam menjalankan tugas menyiapkan insfratruktur pesantren tanpa lelah, tentu juga ridhlo para Guru Kami Mulia baik di Indonesia juga di negeri Syam yang penuh berkah, tidak ada kalimat lebih indah kecuali kami berterima kasih kepada beliau yang mulia, jas merah jangan lupakan sejarah. Orang bijaksana adalah mereka yang selalu mengapresiasi jasa orang lain dan menihilkan jasanya sendiri. Barakallah Fikum. Ganbatte !!

Oleh : KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil.I