Info Sekolah
Rabu, 21 Okt 2026
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I

Majelis Al Hikam Episode 61

NGAJI HIKAM ke-61

  1. Ijazah dari KH Nurcholis Misbah: Alfatihah 11x ( اياك نعبد ونستعين dibaca 3kali).
  2. Ada sebuah kisah tentang orang yang hatinya penuh dengan kecintaan sehingga tidak tersisa kebencian di hatinya, Guru Sekumpul, beliau memberikan hadiah 10 ekor kambing kepada orang yang tidak suka kepada beliau melalui muridnya yang pengusaha sehingga dikira kambing-kambing itu diberi oleh murid tersebut dan bukan dari Guru Sekumpul.
  3. Ubudiyah tertinggi adalah ketika kita mampu memuliakan orang-orang yang tidak senang pada kita.
  4. Hubungan seorang murid dengan gurunya adalah hubungan cinta. Karena itu, tidak pantas seorang murid menyimpan ketidaksukaan kepada gurunya. Pastikan hatimu seperti bejana emas yang siap menerima isian dari gurunya.
  5. Seorang manusia akan selalu diuji, kalau tidak dari keluarganya, ya dari orang-orang sekitarnya. Kalau tidak, ia akan diuji dengan dirinya sendiri.
  6. Hikmah ke-60 dan ke-61 ini berbicara mengenai rintangan-rintangan yang menghalangi kita mengenal Allah, dan ternyata rintangan-rintangan itu munculnya dari dalam diri kita.
  7. Hikmah ke-60 membahas mengenai sifat tamak atau berharap kepada selain Allah, sedangkan ke-61 ini membahas mengenai wahm.
  8. “Tidak ada sesuatu yang menuntunmu kepada kebatilan sebagaimana wahm”.
  9. Wahm mungkin diartikan angan-angan tapi makna sebenarnya adalah segala sesuatu yang kita percayai selain Allah, penyakit wahm inilah yang menggerogoti keimanan kita pada Allah.
  10. Bagi seorang salik, diluar اليقين semuanya adalah wahm. Ketika seorang salik berhasil menyingkirkan wahm dari hatinya maka dia wushul ilallah walaupun dia blm meninggal, Allah berfirman:واعبد ربك حتى يأتيك اليقين.
  11. Contoh terbaik dari manusia-manusia yang terbebas dari wahm adalah para Anbiya, Nabi sholeh sama sekali tidak punya wahm ketika diberitahu Allah akan keluar unta dari sebuah batu.
  12. Problem kita sehari-hari selalu berkaitan dengan wahm, yang mana akan menghalangi kita dari kebaikan-kebaikan. Nabi bersabda: “Malaikat tdk akan masuk sebuah rumah yang didalamnya ada anjing dan patung-patung”. Hati kita tdk akan dimasuki malaikat kebaikan kalau kita masih memelihara anjing-anjing dan patung di dalam hati kita.
  13. كيف أخشى الفقر وانا عبد الغني، اجعل يقينك مع الله
  14. Ibadah itu ada 2, ada ibadah fisik ada ibadah hati. Ibadah fisik itu seperti sholat dan lain-lain. Ibadah hati itu seperti tafakkur, mujahadah, menghilang penyakit hati, cinta kepada para ulama dan lain-lain. Ibadah hati itu lebih utama berkali-kali lipat dari ibadah fisik, lihatlah bagaimana para sahabat ketika menyatakan cinta mereka kepada Nabi, langsung Allah angkat derajat mereka meskipun belum banyak sholat dan lain-lain.
  15. Orang yang masih menyimpan penyakit hati tidak akan bisa mencinta.
  16. Tidak ada kesedihan bagi orang yang menyandarkan hatinya pada Allah.
  17. Sebagai seorang salik kita harus memperkuat ikatan kita pada guru kita karena di situlah keberhasilan kita bisa ikut gerbang kemuliaan akhirat.