Info Sekolah
Rabu, 21 Okt 2026
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I

Majelis Al Hikam Episode 59

NGAJI HIKAM ke-59, Ndalem Ki Ageng Besari, Tegalsari

  1. Yang terpenting dalam hidup adalah proses perjalanan kita bukan hasilnya, betapa banyak orang yang sudah mendapatkan hasil tapi kebingungan.
  2. خلوتنا جلوتنا
  3. Dalam perjalanan ke tempat ini banyak pelajaran yang bisa kita ambil, masing-masing dari kita akan mendapatkan pengalaman yg berbeda-beda.
  4. Dengan mengaji bukan berarti masalah kita langsung terselesaikan, tapi dengan mengaji ini kita bisa menemukan pemantik cahaya hati kita, hidup kita terasa gelap karena kita tidak tahu saklar cahaya kita.
  5. Tempat ini adalah tempat di mana para ulama, pujangga, pembesar-pembesar lahir. Ki Ageng Muhammad adalah sosok ulama yang terkumpul padanya kemulyaan ilmu, nasab, kekayaan, dan kesaktian.
  6. Hamba yg dicintai Allah itu ada 2 macam, yang pertama adalah Salikun dan yang kedua Washilun.
  7. Kedua golongan ini adalah Ahlullah dan sama-sama dicintai Allah. Hanya saja yang satu masih berproses dan satunya sudah wushul.
  8. Yang pertama, mereka tidak mengandalkan amalan mereka karena menganggap amalan mereka tidak pantas untuk mengantarkan mereka kepada Allah.
  9. Sedangkan yang kedua juga tidak mengandalkan amal mereka, tapi golongan ini lebih tinggi lagi karena mereka tidak menganggap keberadaan amal mereka bahkan eksistensi mereka sndiri. Yang mereka lihat hanya Allah semata (maqom musyahadah).
  10. Seringkali amal kita atau diri kita menjadi hijab. karena hakikatnya semua amal kita dan pencapaian kita adalah hadiah Allah semata.
  11. Kalau ada orang merasa pintar, maka artinya ia tidak pintar. Kalau ia merasa kaya artinya tidak kaya. Kalau merasa dirinya wali, maka dia bukan wali.
  12. Para kekasih Allah memandang semuanya adalah kehendak Allah sehingga dia tidak terkesima dengan dirinya ataupun amal mereka.
  13. Amal kita adalah hadiah dari Allah, jangan kita kegeeran apabila kita bisa beramal sholih, semuanya dari Allah.