NGAJI HIKAM ke-54, Ponpes Amanutussalam
- إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إلاذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَايَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إلا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا”
- sesungguhnya salah seorang dari kalian, benar-benar beramal dengan amalan penduduk surga sehingga jarak antara dia dengan jannah itu tinggal sehasta. Namun dia didahului oleh al kitab (takdirnya) sehingga dia beramal dengan amalan penduduk neraka, maka diapun masuk ke dalamnya. Dan sunguh, salah deorang dari kalian beramal dengan amalan penduduk neraka hingga jarak antara di dengan neraka tinggal satu hasta. Namun dia didahului oleh takdir, sehingga dia beramal dengan amalan penduduk surga, maka dia masuk ke dalamnya”
- Bab warid disebagian cetakan kitab Hikam dijadikan satu bab tapi dicetakan yang lain dibagi menjadi 3 bab.
- “Allah mendatangkan warid kepadamu untuk mengeluarkanmu dari penjara wujudmu menuju luasnya musyahadah kepada Allah”.
- Penjaramu itu adalah nafsumu, apabila engkau berhasil keluar dari penjaramu, engkau akan merasakan ketenangan hakiki. Siapa yang bisa menaklukan nafsunya dia akan merasakan ketenangan.
- Warid jenis ini adalah warid paling tertinggi.
- Warid pertama, agar kita mudah mendekat kepada Allah (Nurul Bidayah). Para ulama tasawuf menganalisa sebab-sebab seorang hamba mndapatkan Nurul Bidayah:
- Karena faktor barokah mbah-mbahnya yang ada diantara mereka adalah orang-orang sholeh. Meskipun kita, misal di antara mbah-mbah kita tidak ada yang termasuk kalangan orang sholeh, jangan putus asa, kita yg harus memulai agar keturunan kita mndapat warid.
- Kedermawan, orang yang dermawan meskipun ibadahnya masih kurang tapi Allah memberikan ia warid untuk bertaubat karena kerdemawannya.
- Doa seorang sholeh. Karena itulah sangat penting untuk kita selalu minta doa kepada orang lain, khususnya orang-orang sholeh
- Warid kedua, agar menyelamatkan kita dari segala sesuatu selain Allah (Nurul Wasathiyah). Tanda orang-orang yang mendapat warid ini adalah dia sudah bisa menikmati ibadah.
- Warid ketiga, diturunkan agar bisa selalu merasakan kebersamaan dengan Allah. (Nurun Nihayah). Ini adalah warid tertinggi, Kapanpun dan apapun kondisinya dia selalu melihat Allah, dia memahami bahwa segala sesuatu yang menggerakkan adalah Allah.
- Yang memenjarakanmu adalah wujudmu, selama engkau merasa mampu, merasa ada, kau tidak akan pernah terbebas.
- Apabila kita sdh bisa memahami bahwa Allah lah yang menggerakkan semuanya, mampunya kita juga karena Allah. Maka, itu artinya waridnya sdh mulai datang. Contoh yg paling gampang adalah datangnya kita semua di majelis ini.
- Memikirkan dunia jangan ndakik-ndakik, dunia ini cuma sekedar متاع /pajangan.
- الله موجود….وانت غير موجود
- Alamat dibukanya pintu warid adalah ketika kita sampai dalapm batas goncangan, sehingga kita tdk punya pilihan kecuali mendekat dan meminta kepada Allah.