HIKAM KE 31 اِهْتَدَى الرَّاحِلُوْنَ إِلَيْهِ بِأَنْوَارِ التَّوَجُّهِ، وَالْوَاصِلُوْنَ لَهُمْ أَنْوَارُ الْمُوَاجَهَةِ، فَلِلْأَوَّلِيْنَ لِلْأَنْوَارِ، وَهَؤُلَاءِ الْأَنْوَارُ لَهُمْ، لِأَنَّهُمْ لِلَّهِ لَا شَيْءَ دُوْنَهُ، (قُلِ اللَّهُ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِي خَوْضِهِمْ يَلْعَبُوْنَ) “Orang yang berangkat menuju Tuhan mendapatkan petunjuk melalui cahaya tawajjuh (menghadap), sementara orang yang telah sampai kepada-Nya memiliki cahaya muwājahah (saling berhadapan).” “Golongan pertama adalah milik cahaya, sedangkan golongan kedua memiliki cahaya.” “Karena mereka adalah milik Allah, bukan milik sesuatu selain Allah.” Katakanlah: “Allah-lah (yang menurunkannya), kemudian (sesudah kau menyampaikan al-Qur’ān kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya”.” NGAJI Hikam Selasa, 23 September 2025 Di PP AMLAM Wonosalam
Salin dan tempelkan URL ini ke dalam WordPress Anda untuk sematkan
Salin dan tempelkan kode ini ke dalam situs Anda untuk disematkan