HIKAM KE 29
شَتَّانَ بَينَ مَنْ يَسْتَدِلُّ بِهِ أَوْ يَسْتَدِلُّ عَلَيِهِ. المُسْتَدِلُّ بِهِ عَرَفَ الحَقَّ لأَهْلِهِ، فأَثْبَتَ الأَمْرَ مِنْ وُجودِ أَصْلِهِ. وَالاسْتِدْلالُ عَلَيْهِ مِنْ عَدَمِ الوُصولِ إليَهِ. وَإلّا فَمَتى غابَ حَتّى يُسْتَدَلَّ عَلَيْهِ؟! وَمَتى بَعُدَ حَتّى تَكونَ الآثارُ هِيَ الَّتي تُوْصِلُ إلَيْهِ
“Sangat jauh bedanya antara orang yang berdalil dengan Allah (menjadikan Allah sebagai bukti bagi wujud segala sesuatu) dengan orang yang berdalil atas Allah (menjadikan makhluk/alam sebagai bukti bagi wujud Allah). Orang yang berdalil dengan Allah adalah yang mengenal kebenaran pada pemiliknya, lalu menetapkan segala sesuatu berdasarkan asal wujud-Nya. Adapun berdalil atas Allah (mencari bukti wujud Allah lewat makhluk) disebabkan karena belum sampainya ia kepada Allah. Padahal, kapan Allah pernah tersembunyi sehingga Ia memerlukan bukti untuk wujud-Nya? Dan kapan pula Allah pernah jauh sehingga tanda-tanda alam (ciptaan) justru menjadi perantara yang menyampaikan kepada-Nya?”
NGAJI Hikam Selasa, 16 September 2025
Di PP AMLAM Wonosalam
- Kehidupan tanpa cinta sperti pohon tanpa buah. Cintanya seorang anak kepada bapaknya menjadikan anak itu mudah menerima nasehat dan pengarahan dri bapaknya, begitulah kondisi murid dalam menerima ilmu dari gurunya.
- seorang pecinta yg utuh cintanya tdk membutuhkan validasi, pengakuan maupun penghargaan dri sosok yg ia cintai.
- seberapa banyak ilmu yang kita terima dari guru kita tergantung pada seberapa besar tadahan yg kita siapkan.
- Dalam berguru dan bermajlis unsur yg paling penting adalah cinta.
- cinta itu bisa dipupuk n dilatih tp bukan sesuatu yg bisa dibuat2 atau d karang2.
- puncak tertinggi dri ibadah seorang hamba adalah ketika ia beribadah dengan kecintaan.
- Sebesar cinta kita pada Allah sebesar itulah cinta Allah pada kita.
شتان بين من يستدل به او سيتدل عليه
- Ada 2 macam manusia dalam melihat Al Kaun, yg pertama adlh من يستدل به adlah orang yg setiap melihat fenomena dlm kehidupan dia bisa melihat ada Allah d balik itu semua.
- sedangkan orang kedua من يستدل عليه adlah orang yg melihat sebab2 n faktor2 duniawi, Allah ia lihat sebagai faktor terakhir yg terlibat.
- Org pertama adalah org2 yg wushul atau proses wushul kepada Allah. Sedangkan org kedua adalah yg belum wushul kpda Allah karena hatinya masih tertutupi selain Allah.
- Dimensi tashawwuf harus d perkuat dgn asas syariat yg kuat.
- Dalam menyikapi pengalaman2 spiritual kita harus menyikapinya dgn kehati2an bahkan harus lebih banyak istighfar dan mawas diri. Jgn terlena dgn hal2 sprti ini karna mungkin saja itu istidraj, merasa sdh wushul kpd Allah tp trnyata hanya perasaannya saja.