Info Sekolah
Rabu, 21 Okt 2026
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I
  • “Tetapkanlah hidup, api membara mimpimu Walaupun langit ini runtuh, karna Allah akan tetap berdiri untukmu, dan rencana kan mimpi - mimpimu, kehidupanmu, karna orang - orang sukses lahir dari rahim kesulitan” - KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil. I

IMPIAN DAN MENULIS SEJARAH KEHIDUPAN

IMPIAN DAN MENULIS SEJARAH KEHIDUPAN

Setahun yang lalu dalam perjalanan dari Airport Cengkareng ke Serang, saya bilang ke yang mendampingi saya di mobil saat itu, “Kayaknya saya Ber-Haji deh tahun depan!”, semua di mobil menjawab “Aamin”. Sekitar 3 bulan yang lalu, saya bilang ” pingin ke Airport, pingin lihat orang mondar-mandir, atau bahkan pingin naik pesawat sesekali, karena sudah lama gak naik pesawat.” Karena banyaknya kegiatan di pesantren dan kunjungan tamu yang tak berhenti, maklum jadi Kiai Kampung sambil Nyambi jadi dukun outsourcing yang masih belajar, selalu didatangi banyak orang untuk minta petunjuk, padahal kita juga sering kelimpungan kalau lagi cari petunjuk, terutama di saat futur, butuh me Time, butuh inspirasi, butuh konsentrasi dan seterusnya. Intinya kurang healing lah saudara-saudara…hehe.

Tidak ada rencana, tanpa persiapan dan semua serba mendadak. Walhasil, Kesemua omongan itu dijabanin sama Allah, Dzat Yang Maha Agung, Hajinya dikabulin, tidak hanya sendiri, diijinkan ajak Supir saya dan Guru Pesantren, keduanya mendampingi saya merintis keindahan AMLAM, sejak dari kebun jagung dan hutan belantara hingga hari ini www.amanatussalam.sch.id begitu mempesona, sangking ngangeninnya, setelah beberapa hari di Mekkah udah pingin pulang aja, rindu suara burung dan gemericik air di lereng gunung Anjasmoro, bagi saya Amlam begitu nikmat di hati, menyimpan sejuta kasih sayang dan rindu, tak mudah meninggalkan Amlam dalam waktu yang lama. Itu pilihan sulit. Kalau gak percaya datang ke Amlam sekarang juga…

Tak pernah terpikirkan bahwa Allah akan ijabah kalimat saya tentang nongkrong di Airport dan naik pesawat begitu dahsyat, Cengkareng, Kertajati, Kuala Lumpur, Dhoha, Riyadh, Jeddah, Thoif, Dammam, Mumbai, Singapore dan Juanda Surabaya adalah sederet nama lokasi Airport yang saya kunjungi dan tongkrongi pekan lalu bersama 5 orang lainnya. Ini kalau istilah Jawa bukan hanya dituruti tapi “dituwukne” (dipuaskan) sama Allah, dan hampir semua pengalaman baru saya, artinya Airport itu belum saya kunjungi sebelumnya, belum lagi; Ettihad Airlines, Air Asia, Malaysia Airlines, Qatar Airways, Flaydeal, Flaynas, Indigo Airlines dan Jetstar adalah deretan nama Penerbangan yang Allah suguhkan kepada kami. Top, kata orang Jogja Mantul, Mantab Betul. Intinya Haji, Nongkrong di Airport dan Naik Pesawat sudah Allah Ijabah dengan spektakuler, tak pernah terbayangkan dituruti seperti ini, tinggal bagaimana kita memaknai hikmahnya?! Tolong kasih nasihat saya.

Bro, inti cerita, berhati-hatilah dengan yang kau katakan, karena itu pasti jadi kenyataan. Kalau bicara yang positif, dipilih kalimatnya, jangan banyak mengeluh, apalagi pesimis. Belum dijalani sudah bilang sulit, baru starter mobil mau andok soto, sudah bilang kalau tutup gimana?!, Kalau Hujan gimana ?! baru mau pingin merintis pondok bangun masjid segala, belum jalan, belum digambar, udah nanya Uangnya dari mana?! Dan seterusnya. Sulit amat sih hidup loh bro, penuh rasa takut, ragu dan kalimatnya selalu negatif. Kesemua cerita tadi yang paling penting adalah; Mulailah Dengan Kalimat Positif. Percayalah Bahwa Niat dan Kalimat Positif adalah Separuh dari Keberhasilan. Believe Me…

Oleh KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc., M.Fil.I